PERIKSA PAYUDARA SENDIRI

PERIKSA PAYUDARA SENDIRI

Menurut data statistik Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terbaru, di Indonesia, setahunnya penyebab kematian pada wanita adalah kanker payudara sekitar 21,4%, setiap tahun sekitar 19.731 orang meninggal karena kanker payudara. Dibandingkan dengan Malaysia kasus ini, Indonesia diangkanya yang lebih tinggi pada kasus kanker payudara dan biasanya kemungkinan beresiko tinggi dari yang usia muda,parobaya,tua .terutama kaum wanita saat terdeteksi didiagnosa kebanyakkan sudah stadium menengah dan stadium lanjut/akhir.

PERIKSA PAYUDARA SENDIRI
PERIKSA PAYUDARA SENDIRI

Faktor Kemungkinan yang beresiko tinggi kanker payudara?yaitu:

1.Faktor adanya genetika garis keturunan : Riwayat keluarga ada yang kena kanker maka kemungkinan beresiko tinggi menuruni.

2.ketidakteraturan menstruasi :haid pertama kali diusia (<12 tahun),menopause diusia(>55tahun)

3.belum menikah,tanpa anak,melahirkan diusia tua,wanita yang tidak menyusui.

4.kaum wanita yang mengena paparan radiasi tinggi.

5.wanita yang menggunakan obat KB, obat hormone estrogen eksogen

6.sering minum minuman yang mengandung alkohol

Para pakar Ahli dari St.Stamford Modern Cancer Hospital menyatakan hal ini tidak berarti bahwa kalangan yang beresiko tinggi pasti mengidap kanker payudara, ada sebagian lainnya tidak.

Demikian maka kunci terpenting adalah bagi kaum wanita untuk pencegahan kanker payudara, deteksi dini, diagnosis dini, pengobatan dini sangat penting.

Apa saja gejala awal kanker payudara?

Gejala yang paling umum dari benjolan payudara atau kista. Namun, banyak wanita akan menemukan benjolan payudara, dan 90% dari benjolan jinak, tidak ganas. Jika benjolan ini tidak menyakitkan, keras dan memiliki tepi yang tidak teratur kemungkinan terbesar adalah kanker payudara. Tetapi beberapa benjolan payudara sangat lembut, halus dan bahkan merasakan sakit . Jadi, jika Anda menemukan sesuatu yang tidak biasanya/tidak normal, silakan memeriksakan diri ke Rumah Sakit.

Apa saja cara pemeriksaan untuk diagnosa kanker payudara?

1.Sinar –X payudara

2.Pemeriksaan USG

3.Inspeksi gambar termal

4.CT Scant

5.Pemeriksaan Penanda Tumor Marker

6.Biopsy

Pengobatan Kanker Payudara
Pengobatan Kanker Payudara

Pengobatan Kanker Payudara

Pasien kanker payudara akan memilih operasi,tetapi beresiko trauma bedah,luka rentan infeksi,dan biasanya tidak dapat membunuh membersihkan seluruh sel kanker,setelah selesai operasi dianjurkan pengobatan bantu secara lengkap dengan kemo dan radioterapi tapi ada efek sampingnya relatif besar yaitu ditengah membunuh sel-sel kanker juga membunuh sel normal, mengurangi sistem kekebalan tubuh, daya tahan tubuh lemah maka sel kanker mudah tumbuh.

Dengan perkembangan teknologi kedokteran, semakin banyak pasien kanker payudara Indonesia memilih untuk pergi ke luar negeri untuk pengobatan kanker, di St,Stamfort Modern Cancer Hospital Guang zhou ada termasuk rekonstruksi payudara, pengobatan terapi minimal invasif, cryoterapi, microwave ablation dan lain-lain 18 teknik minimal invasif lainnya, bagi pasien yang kondisi tidak sanggup atau tidak mau menjalani operasi dan kemoterapi maka dengan banyak pilihan pengobatan baru, minimal efek samping, pemulihan lebih cepat, tidak ada trauma pasca pengobatan, beberapa kelebihan tersebut membawa harapan untuk pengobatan pasien kanker payudara stadium lanjut,menengah.

Comments are closed.