Pertimbangan Pilihan Pengobatan Kanker Dengan Bedah atau Tanpa Bedah

Pertimbangan Pilihan Pengobatan Kanker Dengan Bedah atau Tanpa Bedah

  

Perawatan Kesehatan dan Program latihan terapis fisik setelah selesai Mastektomi antara lain:

  Sedikit sensasi kencang di dada dan ketiak ,hal ini biasanya normal terjadi dan akan berkurang secara bertahap.Sensasi terbakar, kesemutan, dan pegal di lengan bagian belakang mungkin meningkat pada 2 minggu pertama setelah mastektomi. Melakukan program latihan secara berlahan-lahan dapat membantu meredakan bengkak dan iritasi saraf.Latihan mungkin lebih mudah dilakukan setelah mandi dengan air hangat saat otot lebih rileks.Lakukan latihan dan gerakan secara perlahan. Jangan mendorong, menarik,memantulkan, atau terlalu memaksa area tubuh bagian dada dan tangan tersebut.Lakukan pernapasan tarik nafas dalam-dalam saat berlatih.Lakukan latihan dua kali sehari.

  Waspadai peningkatan gejala-gejala seperti:kemerahan, bengkak, nyeri, demam, atau menggigil karena kemungkinan indikasi infeksi

  Mulailah dengan melakukan latihan sederhana setelah diizinkan oleh dokter。 Latihan ini dapat membantu meningkatkan rentang otot gerak lengan. Namun, jika berisiko mengalami gelambir nekrosis atau pengelupasan kulit, dokter mungkin menganjurkan penundaan gerakan atau latihan sampai risiko tersebut hilang,seperti dilansir pada wiki.

  Beberapa contoh latihan sederhana antara lain:

  1.Gunakan lengan di sisi tubuh yang sama dengan payudara yang dioperasi untuk melakukan kegiatan berlahan-lahan keseharian, misalnya menyisir rambut, mengenakan pakaian, makan, jalan dan angkat tangan berlahan,dll.

  2.Berbaringlah sambil mengangkat lengan lebih tinggi dari jantung selama 45 menit 3-5 kali sehari guna membantu mengecilkan bengkak di lengan setelah mastektomi.

  3.Setiap kali mengangkat lengan lebih tinggi dari jantung, latih tangan dan lengan dengan cara mengepal-ngepalkan tangan 15-25 kali, lalu menekuk dan meluruskan siku 15-25 kali. Latihan ini membantu memompa cairan limfa mengalir meninggalkan lengan.

  4.Lakukan latihan pernapasan dalam sering-sering selama 2 minggu pertama. Cara ini membantu paru-paru mengembang sepenuhnya oksigen dalam darah serta mengurangi risiko pneumonia.

 Bagi pasien yang tidak dapat melakukan operasi atau kehilangan kesempatan operasi karena letak tumor dengan organ penting,ataupun faktor usia lanjut yang tidak dapat melakukan operasi,mempertimbangkan hal-hal tersebut maka sebagian besar pasien kanker  tidak ingin melakukan operasi karena efek trauma.

  Penyuluhan dari Pakar Tim MDT menjelaskan bagi pasien kanker yang tidak dapat atau menolak operasi karena kondisi tertentu,fisik tidak kuat menerima efek kemoradioterapi dapat memilih pengobatan lain yang lebih aman dan ringan ,minim efek sampingnya yaitu dengan teknologi lebih maju Di St.Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou memiliki 18 Metode Minimal Invasif tanpa bedah dan kemoradioterapi sistemik,diantaranya;

        1. Negative Pressure Aspiration, Cukup Lubang Tusukan 1mm

  Breast Vacuum-Assisted Biopsy adalah pengobatan Minimal Invasif EnCor yang dilakukan di bawah panduan USG atau stereotactic mammography dalam kondisi anestesi lokal, menusukkan jarum ke lokasi benjolan payudara, mengangkat benjolan dengan negative pressure aspiration. Untuk pengangkatan beberapa benjolan payudara juga hanya dibutuhkan satu lubang tusukan. Memiliki keunggulan seperti minim luka, posisi sayatan tersembunyi, tidak mempengaruhi fungsi kelenjar dan bentuk payudara, serta memiliki proses pemulihan yang cepat.

  2.Intervensi : Luka Sayatan 1-2mm, Akurat Melawan Kanker

  Terapi Intervensi dilakukan di bawah panduan alat DSA, hanya membutuhkan luka bedah 1-2mm, kemudian dilakukan tusukan dan pemasukkan kateter khusus untuk memasukkan obat anti kanker ke dalam tumor untuk membunuh sel-sel kanker dan menyumbat pembuluh darah pemasok nutrisi ke kanker dengan embolisasi. Dengan terputusnya pasokan nutrisi ke kanker, hal ini membuat kanker “mati kelaparan”.disebut Intervensi kemoterapi lokal, sehingga tidak ada efek samping seperti yang terjadi pada kemoterapi sistemik.Kelebihan Intervensi efektif hasil pengobatan signifikan; obat terpusat focus terbungkus pada lesi kanker, minim efek toksin tidak keseluruh tubuh, trauma ringan, minim luka dan pemulihan cepat

  3.NanoKnife: Membunuh Sel Kanker Dengan Tegangan Tinggi, Melindungi Jaringan Normal

  NanoKnife bersumber dari Irreversible Electroporation (IRE), menyerang selaput sel kanker menggunakan tegangan tinggi yang dikeluarkan oleh jarum elektroda, membentuk elektroporasi permanen (IRE), merusak keseimbangan sel dan membuat sel mati dalam waktu singkat.

  Kelebihan NanoKnife : durasi ablas singkat; ablasi non-termal, tidak merusak pembuluh darah, saraf dan jaringan penting lainnya; pengobatan lebih menyeluruh; pemulihan cepat; bisa diterapkan pada pasien dengan kondisi yang lebih rumit.

  4. Penanaman Biji Partikel : Radiasi Internal, Akurat Membunuh Jaringan Tumor. Kelebihan Penanaman Biji Partikel : Efektif memancarkan sinar terpusat di dalam tumor tanpa merusak jaringan-jaringan normal; radiasi berlangsung hingga 180 hari, efektif membunuh sel tumor; minim luka; minim efek samping dan minim komplikasi.

  5. Microwave Ablation (MWA) : Membuat Sel Kanker “Mati Kepanasan”, Luka Hanya Sebesar Ujung Jarum.Kelebihan Microwave Ablation (MWA) : efisiensi termal yang tinggi, proses tindakan lebih singkat, dalam waktu 10 menit dapat mengablasi tumor yang berdiameter hingga 6cm, mengurangi risiko dan penderitaan pasien saat proses tindakan; luka per msebesar ukuran ujung jarum kurang lebih 3mm, menghindari luka “vitalitas” tubuh akibat operasi besar; indikasi luas. Pada kasus kanker hati yang tidak dapat menjalani operasi, gagal menjalani embolisasi atau fungsi hati lemah, Microwave Ablation (MWA) bisa menjadi opsi pengobatan yang efektif.

Comments are closed.